BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Kamis, 08 November 2012

FORENSIK JARINGAN (bagian 2)

3.       Analisa Data
Forensik jaringan memungkinkan dilakukannya proses analisa dan investigasi data yang telah disimpan sebelumnya. Ada beberapa sumber bukti potensial yang dapat digunakan untuk forensik pada komputer dan jaringan. File adalah salah satu sumber bukti potensial. Output dari aplikasi seperti pengolah kata, spread sheets dan lain-lain dapat menyimpan  informasi sejarah, chaces, backup ataupun log aktifitas. Dilain pihak, log aktifitas jaringan dapat menyimpan beberapa informasi yang sangat penting dalam mengungkap terjadinya ancaman atau serangan terhadap jaringan. Aktifitas jaringan yang tercatat dapat mengungkapkan tindakan kriminal dengan sangat detail dibandingkan sumber lainnya. Oleh karena itu sistem log merupakan sumber vital dari bukti potensial.
Suatu perusahaan atau organisasi sudah seharusnya menyimpan informasi tentang segala aktifitas jaringan seperti login computer dan layanan yang menggunakan jaringan seperti remote Telnet atau FTP. Hal ini sangat berguna dalam investigasi dikarenakan rekaman tersebut dapat menyimpan berbagai informasi tentang aktifitas pengguna tertentu, seperti tanggal dan waktu dari aktifitas tersebut. Informasi ini sangat berhubungan dengan kejadian internal seperti email dan akses web ataupun kejadian eksternal yang dapat menunjukan waktu terjadinya aktifitas tersebut(timeline)[2]. Timeline berfungsi sebagai acuan untuk menempatkan peristiwa yang berbeda dalam suatu sistem dan menghubungkan ke suatu sangkaan, membuat suatu alibi dan menentukan bukti-bukti yang tidak tersangkut dengan tindakan kriminal. Dari analisa data paket-paket yang disimpan bisa didapatkan beberapa informasi antara lain :
Ø  Informasi tentang file yang ditransfer ke dan dari target
Ø  Perintah yang diberikan pada target
Ø  Informasi tentang terjadinya waktu aktifitas (timeline)
Ø  Output yang dihasilkan dari perintah yang diberikan
Ø  Bukti dari paket program scanning yang disembunyikan pada komputer jaringan lokal.

Tabel 2.1 Tipe peristiwa dan informasi yang diperlukan[3]
Tipe Kejadian
Peristiwa
Informasi yang diperlukan
Penggunaan illegal dari  sumber daya
Penggunaan illegal sumber daya proses dan penyimpanan

Host : access log, status proses, penggunaan CPU dan status dari file dan penyimpanan
Penggunaan illegal bandwidth jaringan
Network : status jaringan, jumlah paket yang dikirim dan diterima, alamat IP, protokol used dan status dari port switch
Relay illegal dari layanan mail dan proxy
Host :  log aplikasi dan status proses
Network : alamat IP, protokol yang digunakan dan isi data
DoS (Denial of Service)
Terhentinya layanan karena penggunaan resource server
Host :  status proses, penggunaan CPU dan paket log yang tidak umum
Network : status jaringan, jumlah paket yang tidak biasa, alamat IP dan isi paket yang tidak biasa
Terhentinya komunikasi karena penggunaan resource bandwidth jaringan
Network : jumlah paket yang dikirim dan diterima, alamat IP, protokol used dan isi data
Detruksi data dan pemalsuan
Pemalsuan halaman web, file data dan file program
Host : log akses, status file dan penyimpanan dan isi konfigurasi file
Network : alamat IP, protokol used, isi data dan status port switch
Pencurian  informasi
Pencurian isi informasi yang rahasia dan intersepsi komunikasi
Host : log akses dan status file dan penyimpanan
Network : alamat IP, protokol used, isi data dan status port switch
Tipe informasi yang disimpan pada log tergantung dari aplikasi yang digunakan oleh user dan pada konfigurasi sistem.  Tabel 2.1  memperlihatkan hubungan antara serangan atau ancaman yang terjadi dengan informasi yang dibutuhkan untuk menganalisa peristiwa tersebut.

4.      Monitoring dan Koleksi data
Suatu sistem forensik jaringan selalu dilengkapi kemampuan untuk memonitoring, menangkap dan menyimpan semua data lalu lintas pada jaringan. Sistem yang terhubung ke jaringan internet sangat potensial untuk diserang. Oleh karena itu diperlukan suatu mekanisme untuk memonitoring dan mendeteksi serangan terhadap sistem/jaringan dengan menggunakan IDS. IDS adalah alat yang dapat mengumpulkan informasi, menganalisa informasi apakah ada aktifitas yang aneh pada jaringan dan melaporkan hasil analisa dari proses deteksi[1].
Teknik deteksi intrusi dapat dikategorikan menjadi dua. Pertama adalah berdasarkan signature-based detection. Signature-based detection menggunakan contoh pola serangan yang telah diketahui/disimpan sebelumnya untuk mengidentifikasi serangan. Yang kedua adalah deteksi anomali yaitu dengan cara menentukan apakah deviasi dari pola penggunaan normal dapat dikategorikan sebagai intrusi.
Sistem forensik jaringan juga dilengkapi dengan unit penyimpanan data sehingga memungkinkan dilakukannya proses analisa dan investigasi dari data yang dikoleksi sebelumnya apabila terjadi ancaman atau serangan terhadap suatu sistem keamanan. Untuk mengkoleksi data dari jaringan digunakan packet sniffer. Prinsip kerja dari packet sniffer adalah mengintersep setiap bagian dari data yang melewati jaringan dan membuat salinan untuk dianalisa. Hal ini tentu saja memerlukan unit penyimpanan yang tidak sedikit, seiring dengan semakin tingginya tingkat penggunaan jaringan dan makin besar lalu lintas data pada jaringan, makin besar pula penyimpanan yang dibutuhkan. Untungnya dengan semakin murahnya alat penyimpanan data, maka makin murah pula suatu sistem forensik jaringan.

Minggu, 21 Oktober 2012

SERANGAN DoS (Denial of Service)


Denial of Service (DoS) adalah sebuah metode serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber daya (resource) sebuah peralatan jaringan komputer sehingga layanan jaringan komputer menjadi terganggu. Serangan ini bertujuan untuk mencegah pengguna mendapatkan layanan dari sistem.

Serangan DoS dapat terjadi dalam banyak bentuk. yaitu :
• Serangan Buffer Overflow, mengirimkan data yang melebihi kapasitas sistem, misalnya paket ICMP yang      berukuran sangat besar.
• Serangan SYN, mengirimkan data TCP SYN dengan alamat palsu.
• Serangan Teardrop, mengirimkan paket IP dengan nilai offset yang membingungkan.
• Serangan Smurf, mengirimkan paket ICMP bervolume besar dengan alamat host lain.
• Internet Control Message Protocol (ICMP) Flooding.

Meskipun demikian, serangan terhadap TCP merupakan serangan DoS yang sering dilakukan. Hal ini disebabkan karena jenis serangan lainnya (seperti halnya memenuhi ruangan harddisk dalam sistem, mengunci salah seorang akun pengguna yang valid, atau memodifikasi tabel routing dalam sebuah router) membutuhkan penetrasi jaringan terlebih dahulu, yang kemungkinan penetrasinya kecil, apalagi jika sistem jaringan tersebut telah diperkuat.

Minggu, 14 Oktober 2012

E-Commerce


Devinisi  E-Commerce

Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”.

Beberapa devinisi E-Commerce menurut para ahli :
Laudon & Laudon (1998). E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.

David Baum (1999, pp. 36-34). E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

Kalakota dan Whinston (1997)
Dapat ditinjau dari tiga perspektif berikut:
1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang
menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
3. Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
4. Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.

Karakteristik Penjualan Pada E-Commerce
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
• Sering dilakukan sistim pendekatan client-server.

Pilar Keamanan E-Commerce
·         Authentication (keabsahan pengirim)
Identitas pengguna/pengirim data teridentifikasi (tidak ada kemungkinan penipuan).
·         Confidentiality (kerahasiaan data)
Data tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berhak.
·         Integrity (keaslian data)
Data tidak dapat diubah secara tidak sah.
·         Non-Repudiation (anti-penyangkalan)
Tidak ada penyangkalan pengiriman data (dari pihak penerima terhadap pihak pengirim).

Perbedaan E-Commerce Dengan Bisnis Yang Lain
Jika ditanyakan, Apa perbedaan E-commerce dengan bisnis yang lain?
Pertanyaan berikut dapat terjawab dengan kita mengetahui keuntungan apa saja yang didapat jika kita berbisnis dengan E-Commerce. Berikut ini merupakan Keuntungan pada E-Commerce :
• Dapat meningkatkan pangsa pasar (market exposure)
• Menurunkan biaya operasional (operating cost)
• Melebarkan jangkauan (global reach)
• Meningkatkan kesetiaan pelanggan (customer loyalty)
• Meningkatkan supplier management
• Memperpendek waktu produksi
• Meningkatkan rantai nilai pendapatan (value chain)

Senin, 09 April 2012

Narasi Game

Disuatu perjalanan kembali membawa Pusaka dari Valhala.Azhari Sebagai Guru dan ketiga muridnya Lutfie,Achmad Chaeroni dan Aditya yang setia mendampingi. Dan mereka juga akan melewati tempat yang bernama Death Town yang dipenuhi mahluk jahat pemakan manusia yang memang membutuhkan Pusaka untuk kesempurnaan kesaktiannya. Disaat mereka sedang beristirahat disebuah desa yang tidak jauh dari Death Town. Mereka diculik dan dibawa kemarkas oleh pasukan dari Death Town yang dipimpin oleh Baha yang sangat membutuhkan pusaka tersebut. Hanya Lutfielah yang tidak berhasil diculik yang kebetulan sedang mencari perbekalan untuk perjalanan. Karena secara kebetulan Lutfie yang membawa Pusaka tersebut, maka teman dan gurunya dijadikan sandra untuk ditukar dengan pusaka oleh Baha beserta pasukannya. Dan dimulailah petualangan Lutfie untuk menyelamatkan teman-teman dan gurunya. Dengan bantuan dari informasi penduduk-penduduk Lutfie berusaha mencari cara untuk menyelamatkan rekan-rekan perjalannya. Karena Lutfie,guru dan teman-temannya enggan memberi pusaka tersebut.Terjadi pertempuran sampai akhirnya pertarungan hidup mati dengan Baha sang pemimpin Death Town.

Created By
1. Achmad Chaeroni (54409129)
2. Achmad Lutfi P. (53409037)
3. Adityo Prabowo (50409166)
4. Ahmad Maulana Y.B. (54409714)
5. Azhari Muis (56409225)
6. Cintia Leliana (52409445)
7. Dendy Perdana P. (51409497)

Jumat, 09 Maret 2012

Portofolio atau Daftar Riwayat Hidup

Pada kesempatan kali ini saya akan menulis atau membuat portofolio diri saya ,atau dengan kata lain saya akan membuat daftar riwayat hidup yang saya miliki,sebagai berikut:

Daftar Riwayat Hidup

Nama : Dendy Perdana Putra
Tempat,tanggal lahir : Bogor, 24 Desember 1990
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat : Puri Nirwana 1 Pabuaran-Cibinong Bogor
Telephon : 021-8756761


Latar Belakang Pendidikan

Formal
• 2003-2006 : SMP Negeri 2 Cibinong
• 2006-2009 : SMA Plus PGRI Cibinong
• 2009-2013 : Universitas Gunadarma, Jurusan Teknik Informatika


Kemampuan

Kemampuan Komputer
(Ms Word,Ms Excel,Ms Power point,Ms access,PHP,Mysql,Photoshop,dan Internet)

Pengalaman Kerja


Bekerja di PT KIA-Keramik Indonesia,Cileungsi Jawa Barat.
Periode : 2010 (Lama kerja : 7 Hari)
Status : Freelancer
Posisi : Operator di bagian Akuntansi


Training dan Khursus

• Seminar Perbankan Card Education Days, Universitas Gunadarma,Bank DKI,Depok ,24 juli 2009.
• Seminar Oracle ,IT Expo 2011 Universitas Gunadarma, Depok,4 April 2011.
• Khursus PHP dan Mysql, Universitas Gunadarma,Depok,20-24 Februari 2012.

Demikianlah daftar riwayat hidup yang saya miliki hingga saat ini.
Terima Kasih

Sabtu, 08 Oktober 2011

Desain Pemodelan Grafik

Desain Pemodelan Grafik

Berbicara tentang Desain Pemodelan Grafik maka tidak akan jauh dari hal pemotongan gambar, rotasi gambar, perbesaran skala dan lain sebagainya.
Menurut pendapat yang ada, desain pemodelan grafik adalah tata cara menbuat / merancang sebuah gambar baik itu 2D atau 3D yang dimulai dari sebuah titik lalu garis dan garis melengkung yang dibentuk sedemikian hingga sehingga menjadi sebuah objek atau grafik yang bisa bergerak seperti keinginan kita.

Desain dan Pemodelan Grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).Selain itu Desain grafis melingkupi segala bidang yang membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin.
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak

Peralatan desain grafis

Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.
Pada umumnya komputer dianggap sebagai alat yang sangat diperlukan dalam industri desain grafis. Komputer dan aplikasi perangkat lunak umumnya dipandang, oleh para profesional kreatif, sebagai alat produksi yang lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan metode tradisional. Akan tetapi, beberapa perancang grafis melanjutkan penggunaan alat manual dan tradisional dalam berkarya, seperti misalnya Milton Glaser
Ada perdebatan mengenai apakah komputer meningkatkan proses kreatif dalam desain grafis. Produksi yang cepat dari komputer memungkinkan para perancang grafis untuk mengeksplorasi banyak ide secara cepat dan lebih detail dari yang bisa dicapai dengan kerja goresan tangan atau potong-tempel pada kertas. Akan tetapi, dihadapkan pada pilihan yang tak terbatas semacam ini kadangkala tidak menghasilkan solusi desain yang terbaik dan kadang hanya membuat berputar-putar tanpa hasil yang jelas

Daftar Software Desain Grafis

Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:
Desktop publishing
• Adobe Photoshop
• Adobe Illustrator
• Adobe Indesign
• Page Maker
• Coreldraw
• GIMP
• Inkscape
• Adobe Freehand
• Adobe image ready
• CorelDraw

Webdesign
• Adobe Dreamweaver
• Microsoft Frontpage
• Notepad
• Adobe Photoshop
Audiovisual
• Adobe After Effect
• Adobe Premier
• Final Cut
• Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash
• Ulead Video Studio
• Magic Movie Edit Pro
• Power Director

Rendering 3 Dimensi
• 3D StudioMax
• Maya
• AutoCad
• Google SketchUp
• Light Wave
• Blender

Prinsip dan Unsur Desain Grafis

Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Perkembangan Desain Grafis diberbagai Media

Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik - yang sering kali disebut sebagai “desain interaktif” (interactive design), atau “desain multimedia” (multimedia design’)

Pengaruh Kebudayaan dan Teknologi dalam membuat Desain Pemodelan Grafis

Faktor kebudayaan dan teknologi memang tidak dipungkiri peranya dalam membuat desain pemodelan grafis.Petama faktor budaya atau kebudayaan sangat mempengaruhi dalam pembuatan sebuah desain pemodelan grafis.baik itu dalam ide-ide yang didapat ataupun penerapanya secara langsung dalam sebuah desain grafis.Begitu pula dengan faktor teknologi yang digunakan dalam pembuatan sebuah pemodelan grafis,dimana seiring dengan kemajuan zaman mulai banyak bermunculan teknologi-teknologi, khususnya software untuk mendukung para pendesain grafis dalam menuangkan ide dan kreatifitasnya dalam berkarya.
Jika seorang pendesain grafis mampu mengabungkan antara kedua unsur yaitu kebudayaan dan teknologi secara baik dan seimbang.maka akan menghasilkan sebuah karya yang bernilai tinggi dan maksimal.

Desain pemodelan Grafis dari segi Interaksi Manusia dan Komputer

Dalam pembuatan desain pemodelan grafis tentu terdapat banyak elemen-elemen pendukung didalamnya seperti pengaruh manusia dan Komputer .Pada awalnya seseorang membuat sebuah desain hanya menggunakan kertas dan alat tulis saja,kemudian ide yang ada pada seseorang itu ditungkan ke dalam kertas tersebut menggunakan alat tulis.Namun seiring dengan perkembangan zaman yaitu munculnya komputer ,atau sering disebut sebagai zaman komputerisasi ,mulailah pembuatan desain grafis ini menggunakan komputer,yang tentu saja menggunakan software-sofware pendukung didalamnya.Disinilah mulai tercipta interaksi antara Manusia dan komputer.dimana manusia berperan sebagai user dan pencipta ide untuk sebuah desain dan komputer berperan sebagai medianya.
Komputer grafis merupakan bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar secara digital.Komputer grafis digunakan untuk meningkatkan transfer dan memahami informasi dalam ilmu pengetahuan, teknik, kedokteran, pendidikan, dan bisnis, produksi, dan menampilkan gambar sintetik obyek alam dengan realisme. Interaksi pengguna dapat ditingkatkan melalui animasi, yang menyampaikan sejumlah besar informasi dari gambar yang terlihat hidup.

Refrensi atau sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
http://www.satriamultimedia.com/artikel_perkembangan_design_grafis.html
http://nikoprasetia.wordpress.com/2010/02/18/desain-pemodelan-grafik-uploadtugas/
http://aqil.tk/informations/desain-pemodelan-grafik.html


Dendy Perdana Putra
51409497
3IA07